Ketagihan Judi Online, Bendahara Pol PP Tilap Uang Ratusan Juta Milik Anak Buah

Jumat, 1 Juli 2022 19:30 WIB

Author: Awalinda Zakiyah

Seorang pembantu bendahara Satpol PP di Kota Semarang selama 19 bulan menggelapkan dana BPJS Ketenagakerjaan. Pelaku melakukan hal tersebut karena ketagihan judi online.

Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang Fajar Purwoto, pelaku berinisial L itu telah menggelapkan dana Ketenagakerjaan milik 177 nonASN senilai Rp 618 juta.

Menurut Fajar mengutip dari unggahan akun Instagram @undercover.id, uang tersebut tidak disetorkan pelaku L, namun digunakan untuk judi online.

Kasus ini baru terungkap setelah datang layanan tagihan dari BPJS Ketenagakerjaan pada September 2021. Dari surat layanan tagihan disebut bahwa pelaku tak menyetor selama 19 bulan.

Dikatakan Fajar bahwa tiap bulan seharusnya pelaku menyetor sebesar Rp 32 juta. Atas kasus ini, pihak Provos Pol PP memeriksa pelaku.

Pelaku sendiri saat ini berstatus ASN Golongan II C. Untuk kasus ini, pihak Satpol PP Kota Semarang sempat meminta pelau untuk mengembalikan uang tersebut dalam tempo 15 hari.

Akan tetapi karena pelaku mengaku tak bisa mengembalikan, ia pun dipecat dengan tidak hormat. Kasus ini kemudian dilimpahkan ke pihak kepolisian.

Kabar bendahara Satpol PP menggelapkan uang anak buah untuk judi online pun buat geram publik. Mereka menyayangkan kasus ini baru terungkap setelah 19 bulan lamanya.

 

 

Kontributor : Tsani Sirojul Munir